Pasangan Lesbi Pertama dari Idol Group Jepang — Melanggar Aturan Anti Cinta?

  • SOSIAL
  • Di suatu tempat, seseorang mencinta. Walaupun tahu, itu tak boleh. Tetapi bila menyerah di sana, bukan cinta yang sebenarnya. Melanggar aturan!

    Budaya idol group Jepang berbeda dengan negara lain. Mereka memiliki beberapa peraturan yang harus dipatuhi oleh membernya. Peraturan tersebut dibuat untuk membantu mereka mempertahankan citra yang baik bagi para fans. Salah satunya adalah aturan anti cinta, atau dikenal dengan golden rules di kalangan fans AKB48 Group–termasuk JKT48.  Bahkan aturan tersebut dibuat menjadi sebuah lagu, dengan judul: Renai Kinshi Jourei, seperti dalam penggalan lirik di atas.

    Aturan Anti Cinta

    Aturan anti cinta atau golden rules merupakan aturan yang pertama kali diterapkan oleh pionir 48 Group, AKB48. Member dari AKB48 saat itu menandatangani kontrak yang tidak mengizinkan mereka untuk ‘jatuh cinta’ dengan lawan jenis selama periode kontrak. Kemudian, grup idola lainnya satu persatu mulai meniru tren yang dibuat oleh senior mereka ini–entah secara tertulis ataupun peraturan tidak tertulis.

    Alasan AKB48 menerapkan aturan ini adalah untuk memberikan ‘jaminan’ kepada fans untuk tetap memberikan dukungan kepada member. Konsep AKB48 ini sendiri memberikan ruang bagi para penggemar, terutama laki-laki, untuk menganggap idola mereka sebagai objek cinta imajiner. Dengan konsep tersebut, para fans menaruh banyak uang demi ‘cinta’ mereka–dari membeli merchandise, sampai dengan berpartisipasi dalam handshake event ataupun 2-shot event. Jika seorang idola memiliki pacar, tentunya kemungkinan besar hal ini akan menghancurkan fantasi para fans, atau bahkan mereka merasa seakan dikhianati.

    Namun, aturan anti cinta ini juga menyebabkan banyak insiden kontroversial. Banyak member dari idol group ‘diturunkan’ statusnya, atau bahkan dikeluarkan, setelah ketahuan berkencan dengan pria, ataupun dianggap memiliki hubungan khusus dengan pria. Meskipun banyak fans mendukung peraturan ini, juga terdapat beberapa kelompok yang menganggap bahwa kehidupan pribadi member tidak boleh dikontrol secara berlebihan oleh manajemen.

    Perhatikan bahwa aturan anti cinta menekankan pada hubungan antara member dengan lawan jenis. Bagaimana dengan kasus antara member dengan pasangan sesama jenis?

    Pasangan Sesama Jenis Pertama di Idol Group Jepang

    Salah satu fans tidak ingin idola mereka jatuh cinta karena mereka berpikir bahwa member akan ‘ternoda’ setelah mereka memiliki pacar. Lalu bagaimana jika member memiliki pasangan homoseksual?

    「fairy♡larme」merupakan idol group independen wanita yang berpusat di Shizuoka. Grup ini terdiri dari dua gadis, dan mereka tidak bergabung dengan perusahaan mana pun, serta melakukan kegiatan idoling sendiri. Bahkan, kostum merekapun dibuat oleh mereka sendiri. Meskipun 「fairy♡larme」bukan merupakan idola papan atas seperti besutan 48 Group, mereka cukup terkenal dan berpartisipasi pada banyak acara, dan salah satu membernya terpilih sebagai member paling terkenal pada ‘Tokai Idol Queen 2017’ oleh salah satu majalah idola pada tahun 2017.

    Berita mengejutkan muncul pada bulan Juni 2019 lalu. Kedua member mengakui kepada para fans bahwa pada dasarnya mereka berdua berpacaran! Mereka membagikan berita menghebohkan tersebut melalui akun Twitter mereka:

    個人演出的重大發表①

    我們其實正在交往。

    粉絲的反應是現在才說?我們早就知道了喔…雖然都是類似這樣的迴響,但對於所有喜歡fairy♡larme的人,我們想要好好的告訴大家。

    雖然有時會傷害到彼此,但真的很喜歡對方,現在感到很幸福。

    Apa Reaksi para Fans?

    Kasus ini adalah pertama kalinya pasangan homoseksual muncul di idol group Jepang–dan mungkin juga yang pertama di dunia. Apa reaksi para penggemar mereka?

    Tanpa diduga, para fans sangat mendukung hubungan mereka berdua! Melalui balasan di twit, mereka memberikan pesan: ‘Selamat’, ‘Semoga kalian bahagia!’, dan juga ‘Kalian berdua benar-benar serasi’. Karena beberapa situs mulai membuat heboh tentang insiden ini, setelah pengumuman mereka, akun Twitter mereka mendapatkan lompatan pengikut yang cukup banyak hanya dalam waktu 4 hari, dan juga menarik para otaku asing!

    Meskipun banyak fans idol group menolak idola mereka untuk berhubungan dengan lawan jenis, ternyata hubungan sesama jenis tidak terlalu ditolak oleh para fans. Seperti banyak dari anak perempuan yang suka menikmati kisah cinta anak laki-laki, atau dikenal dengan yaoi dalam bahasa Jepang, hal serupa juga dinikmati oleh laki-laki yang menikmati kisah cinta lesbian (dikenal dengan ガ ー ル ズ ラ ブ atau girl love). Jika konsep tersebut didukung secara fantasi, maka jika fantasi tersebut menjadi kenyataan, ternyata para fans masih sangat toleran dan cenderung sangat mendukung mereka.

    Apa pendapat Anda tentang aturan anti cinta dari idol group Jepang? Jika hal serupa terjadi dengan idol group kebanggan kita JKT48, apakah reaksinya akan serupa di Indonesia? Bagikan pendapat Anda dengan kami dan jangan lupa untuk terus ikuti berita dan artikel tentang Jepang di tautan berikut!