Menawan dan Menyayat Hati, Empat Film Makoto Shinkai yang Wajib Anda Tonton!

  • BUDAYA
  • SOSIAL
  • Pasca keluarnya film Your Name yang dirilis pada tahun 2016, sutradara animasi asal Jepang Shinkai Makoto menjadi sorotan internasional. Film karya Shinkai diwarnai dengan kisah cinta memilukan antara dua muda-mudi yang selalu bikin galau para penonton. Selain Your Name dan juga film terbarunya Weathering With You di tahun 2018 lalu, Makoto sebenarnya telah menghasilkan banyak karya animasi. Berikut merupakan lima film Makoto Shinkai yang perlu Anda nikmati selain Your Name dan juga Weathering With You!

    Makoto Shinkai

    Shinkai Makoto merupakan seorang animator ulung Jepang yang memulai profesinya sebagai seorang desainer grafis. Makoto yang lahir pada 9 Februari 1973 berasal dari Prefektur Nagano, dan mengenyam pendidikan sastra Jepang di Universitas Chuo. Semasa SMP, dia menjadi anggota klub sastra remaja, di mana ia pertama kali membuat buku bergambar. Karena hobinya tersebut, makoto menemukan motivasi untuk membuat manga dan animasi, serta novel. Saat itu, anime favoritnya adalah Laputa Castle in the Sky oleh Hayao Miyazaki. Mungkin karena hal itulah, banyak dari filmnya seakan terinspirasi dari karya-karya studio Ghibli.

    Karya-karya Makoto diwarnai dengan cerita yang sangat menyayat hati. Animenya seringkali bercerita tentang kehidupan sehari-hari, namun terdapat juga beberapa karyanya yang mengambil tema fantasi. Selain cerita yang menyayat hati, karya Makoto banyak menjadi sorotan dunia internasional karena komposisi musik yang menyertai film-film buatannya yang selalu menjadi hits saat film keluar. Beberapa filmnya menggaet musisi Radwimps, grup rock asal Kanagawa, Jepang yang sudah sering menjadi langganan dari karya Makoto Shinkai.

    Berikut merupakan karya lengkap dari Shinkai Makoto:

    • The World be Enclosed (囲まれた世界 Kakomareta Sekai);
    • Other Worlds (遠い世界 Tōi Sekai)
    • She and Her Cat (彼女と彼女の猫 Kanojo to Kanojo no Neko)
    • Voices of a Distant Star (ほしのこえ Hoshi no Koe)
    • Minna no Uta: “Egao” (みんなのうた「笑顔」)
    • The Place Promised in Our Early Days (雲のむこう、約束の場所 Kumo no Mukō, Yakusoku no Basho)
    • 5 Centimeters per Second (秒速5センチメートル Byōsoku Go-Senchimētoru)
    • Children Who Chase Lost Voices (星を追う子ども Hoshi o Ou Kodomo), aka Children Who Chase Lost Voices from Deep Below or Journey to Agartha
    • Someone’s Gaz (だれかのまなざし Dareka no Manazashi)
    • The Garden of Word (言の葉の庭 Kotonoha no Niwa)
    • Your Name (君の名は。 Kimi no Na wa.)
    • Weathering with You (天気の子 Tenki no Ko)

    Children Who Chase Lost Voices (2011)

    Film ini merupakan karya Shinkai Makoto yang ke-4. Bercerita tentang seorang gadis yang bernama Asuna yang mendengar suara misterius dari atas bukit. Saat sedang mendengarkan suara misterius yang ia rasa berasal dari kristal peninggalan sang ayah yang telah meninggal dunia, Asuna mendapati dirinya diserang oleh monster misterius. Seorang anak laki-laki bernama Shun, yang berasal dari negeri nun jauh bernama Agartha datang menyelematkan Asuna. Cerita berlanjut dengan perjalanan Asuna menjelajah Agartha.

    Film animasi ini menghadirkan grafis yang menakjubkan dari negeri fiksi Agartha yang indah dan sangat memukau. Makoto menampilkan animasi yang sangat mendetail, dan tema animasi fantasi yang mirip-mirip dengan Studio Ghibli. Dengan tema dan animasinya, banyak orang membandingkan film ini dengan karya-karya Hayao Miyazaki dari Studio Ghibli. Dengan cerita yang sangat menyayat hati, film ini mengambil tema berdamai dengan diri sendiri, dan juga merelakan kepergian orang-orang yang kita sayangi. Bagi Anda yang suka dengan animasi bertema keluarga, film ini juga cocok untuk Anda.

    The Place Promised in Our Early Days (2004)

    The Place Promised in Our Early Days merupakan animasi panjang pertama dari Makoto Shinkai yang dirilis pada tahun 2004. Film ini mengambil latar setelah perang dunia ke-2 dan bercerita tentang tiga anak muda: Hiroki, Takuya dan Sayori yang tinggal di Aomori, kota di utara Jepang.


    Di kisah fiktif dalam film ini, kepulauan utara Jepang dikuasai oleh Uni Soviet, dan bagian selata dikuasai oleh Amerika Serikat. ‘Union’ (sebutan untuk Uni Soviet di film tersebut) membangun sebuah menara misterius di Hokaido, dan Hiroki dan kedua temannya menjadi sangat terobsesi dengan menara misterius tersebut. Tak disangka-sangka, Sayuri mulai mengalami penyakit misterius dan akhirnya menghilang. Cerita romansa remaja yang dibalut dengan isu konspirasi, dan juga teknologi yang fantastis ini menyajikan sebuah film yang menyenangkan untuk diikuti dan juga sangat emosional khas Makoto Shinkai.

    5 Centimetres per Second (2007)

    Film berikutnya merupakan film dengan genre drama romantis yang dirilis pada tahun 2007 silam. Berbeda dari film karya Makoto kebanyakan, film ini terbagi menjadi tiga bagian, yaitu: Cherry Blossom, Cosmonaut, dan juga 5 Centimeters per Second. Kisahnya berpusat pada seorang anak laki-laki bernama Takaki Kono, yang berpisah dari teman dekat perempuannya bernama Shinohara Akari. Cerita berlanjut dengan perpisahan kedua remaja tersebut, dan bagaimana karakter protagonis Takaki menjalani hidupnya pasca perpisahan dengan pujaan hatinya.

    Hadir dengan animasi ciamik dan juga narasi puisi yang indah, ditambah dengan musik yang sangat mendukung, kisah sederhana mengenai perjalanan hidup Takaki Kono ini pun menuai banyak sekali pujian. Tak heran, film ini tidak hanya menuai banyak penghargaan namun juga disebut-sebut sebagai salah satu animasi terbaik Jepang yang bukan berasal dari Studio Ghibli. Di tahun pertamanya, film ini berhasil memperoleh penghargaan internasional, yaitu Best Animated Feature Film di Asia Pacific Screen Awards pada tahun 2007. Dengan tema yang murni berkisah tentang romansa tanpa embel-embel fantasi atau teknologi, hingga kini bahkan film ini juga masih menjadi salah satu animasi yang paling diperbincangkan orang di seluruh dunia.

    Garden of Words (2013)

    Produksi anime kelima Shinkai ini berkisah seputar rasa kesepian, kesedihan, dan cerita pendewasaan manusia yang penuh dengan emosi. Film ini mengikuti kisah antara seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun yang memiliki impian untuk menjadi tukang sepatu profesional, dan juga seorang wanita di usia 20-an. Keduanya tidak sengaja bertemu ketika hari hujan di sebuah taman di Shinjuku. Tanpa disadari, pertemuan mereka menjadi pertemuan rutin di setiap hari hujan, di mana mereka sedikit demi sedikit mulai membentuk ikatan.

    Film yang mengambil tema percintaan ini, meskipun hanya dalam durasi yang cukup pendek, berhasil menyentuh para penonton dengan rasa emosional yang sangat kuat. Film ini mengajarkan tentang perjuangan dan ajang pendewasaan diri seorang manusia. Hal lain yang sangat mengena dari film ini selain animasinya yang sangat baik, adalah soundtrack film ini yang sangat enak di dengar. Meskipun terbilang pendek dibanding film besutan Shinkai Makoto lainnya, film ini tetap menjadi salah satu film buatan Shinkai Makoto, atau bahkan salah satu animasi terbaik Jepang, yang tidak boleh Anda lewatkan.

    Bagaimana menurut Anda? Manakah di antara daftar di atas yang menjadi film Makoto Shinkai favorit Anda?

    Foto Halaman Muka: https://www.instagram.com/p/Btzt23LF8Nq/