Sistem Pajak di Jepang: Semua yang Harus Anda Ketahui!

  • TATA CARA
  • Apakah karena alasan suka budaya Jepang, atau ingin makan sushi setiap hari, siapa di sini yang mungkin sudah memutuskan:
    “Aku ingin tinggal di Jepang!”

    Sebelum Anda benar-benar pergi ke Jepang untuk mencapai apapun mimpi Anda, terdapat beberapa informasi penting yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk datang ke sini!

    Apa yang akan saya bahas dalam artikel ini akan terkait dengan uang. Tepatnya, jika Anda berminat untuk bekerja di sini, jumlah gaji yang dibayarkan oleh perusahaan, pajak, dan alasan di balik pengurangan tersebut.

    Dari gaji bulanan sebesar ¥200.000, Anda akan mendapatkan pengurangan sebesar 20%!

    Pernahkah Anda mendengar seseorang mengatakan bahwa “Ketika Anda mencari pekerjaan (baik itu kontrak, sementara, paruh waktu atau penuh) di Jepang, Anda akan dikenakan 20% pengurangan dari gaji Anda?”. Kemudian, Anda akan berpikir dalam hati, “Mungkin pajak? Tapi kenapa besar sekali? Apakah ini wajib?”

    Pada artikel ini, saya akan menjelaskan dengan seksama apa dan mengapa 20% diambil dari gaji Anda dan banyak hal penting lainnya yang harus Anda ketahui jika Anda berencana untuk bekerja di sini!

    Pajak Penghasilan di Jepang

    お金

    Pada dasarnya, pajak penghasilan di Jepang di dasarkan pada besarnya penghasilan seseorang.

    Anda dapat mempelajarinya dengan seksama di Situs NTA (kantor pajak Jepang).

    Jika gaji seseorang kurang dari 1.300.000 yen per tahun dan pendapatan bulanan kurang dari 88.000 yen, pajak penghasilan tidak berlaku. Kemudian, dalam hal gaji tahunan lebih dari 1.300.000 yen, kira-kira berapa pajak penghasilannya?

    Fotolia_211880127_Subscription_Monthly_M1

    Jika gaji seseorang kurang dari 1.300.000 yen per tahun dan pendapatan bulanan kurang dari 88.000 yen, pajak penghasilan tidak berlaku.
    Kemudian, dalam hal gaji tahunan lebih dari 1.300.000 yen, berapa pajak penghasilannya?

    Selain pajak, apakah ada pengurangan lagi?

    Ya, ada detail lebih lanjut di bawah ini tentang segala sesuatu yang ditarik dari gaji Anda:

    Jumlah terbesar yang ditarik adalah untuk asuransi perusahaan.

    Asuransi perusahaan adalah sistem asuransi sosial yang mencakup asuransi kesehatan, asuransi pensiun kesejahteraan, asuransi kerja, asuransi kompensasi pekerja, dll.

    Berikut adalah penjelasan secara singkat jenis-jenis asuransi yang termasuk dalam sistem asuransi sosial:

    Asuransi Kesehatan

    Asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang membayar biaya medis / bedah (cedera, sakit, melahirkan, kematian) yang ditanggung oleh tertanggung/orang yang bekerja untuk perusahaan. Bahkan jika Anda bukan warga negara Jepang, kasus-kasus ketika Anda sakit atau menderita cedera dapat terjadi, sehingga prefektur/kota akan menanggung sebagian dari pengeluaran untuk biaya kesehatan tersebut (seperti biaya perawatan).

    Selain itu, ada beberapa situasi di mana Anda dapat melampaui jumlah tertentu untuk biaya medis berbiaya tinggi, dalam hal ini Anda dapat menerima pengembalian dana setelahnya. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Situs Kenporeon (hanya dalam bahasa Jepang).

    Saat membayar asuransi kesehatan, Anda secara otomatis menerima kartu asuransi yang harus Anda perlihatkan setiap kali Anda pergi untuk pemeriksaan kesehatan ke klinik atau rumah sakit.

    Asuransi Pensiunan

    Fotolia_187306121_Subscription_Monthly_M

    Asuransi pensiun karyawan adalah sistem pensiun publik untuk karyawan. Ini adalah sistem untuk orang berusia antara 20 dan 59 tahun yang memberikan uang pensiun saat Anda memutuskan untuk pensiun; jumlah yang terakumulasi akan diterima sesuai dengan seberapa tua Anda saat mendaftarkan diri untuk pensiun. Ada juga kasus-kasus di mana keluarga Anda yang akan menerima uang pensiun apabila sang penerima pensiun meninggal dunia.

    Ada beberapa kekurangan dari sistem ini, seperti contohnya jika Anda membayar asuransi selama lebih dari 10 tahun untuk menerima pensiun karyawan akan tetapi sistem saat ini mengatakan Anda hanya bisa mendapatkannya ketika Anda berusia 65 tahun. Jadi, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika berurusan dengan sistem pensiun ini. Bagi mereka yang freelancer, pekerja sementara, orang yang menganggur, dll. Mereka harus bergabung dengan sistem “Pensiun Nasional” dan membayar sendiri.

    Di Jepang saat ini, berdasarkan serangkaian faktor (terutama kondisi kerja), bergabung dengan sistem pensiun dianggap menjadi kewajiban. Saya akan menjelaskannya secara terperinci di bawah ini:

    Jika (A) dan (B) di bawah ini adalah karyawan reguler atau penuh, mereka adalah orang yang masuk pada golongan yang mendapat asuransi.

    (A) Jam kerja
    -Jika waktu kerja per minggu setidaknya tiga per empat dari jumlah bulan

    (B) Jumlah hari kerja
    -Jika waktu kerja per bulan setidaknya tiga per empat dari jumlah bulan

    Jadi, jumlah jam kerja harus lebih dari 30 jam dan jumlah hari kerja per bulan, lebih dari 15.
    Alasannya adalah bahwa perusahaan menghitung waktu kerja karyawan yang dilaporkan 5 hari seminggu / 8 jam per hari, 40 jam × 3/4 = 30 jam atau lebih, mengurangi hari libur nasional / akhir pekan, hari kerja bulanan akan dihitung sebagai 20 hari × 3/4 = 15 hari atau lebih.

    Berdasarkan total pendapatan dari contoh sebelumnya di sini adalah perhitungannya:

    -Asuransi kesehatan: dalam jumlah standar remunerasi bulanan × 4,95% (kasus pemerintah metropolitan Tokyo), tarifnya bervariasi di seluruh negara.
    -Pensiun Karyawan: Biaya bulanan standar remunerasi × ​​9,15% (Bagian individu)
    -Asuransi sosial dari gaji bulanan 200.000 yen (9.900 per hari), jumlah kontribusi pensiun kesejahteraan sekitar 18.300 yen per bulan.

    Sekarang, apa yang terjadi jika:

    “Saya membayar pensiun nasional di Jepang, tetapi bisakah itu dikembalikan jika saya kembali ke negara saya?”

    Pengembalian dana parsial dimungkinkan tetapi tergantung pada periode pembayaran (perinciannya dijelaskan di situs Japan Pension Organization).

    Asuransi Ketenagakerjaan

    給与支給明細書

    Asuransi ketenagakerjaan adalah sistem asuransi yang berkaitan dengan pengangguran / kelanjutan pekerjaan berdasarkan hukum asuransi ketenagakerjaan di Jepang. Penanggungnya adalah pemerintah Jepang. Tunjangan yang paling umum adalah “tunjangan pencari kerja” (yang disebut asuransi pengangguran) yang dapat diterima seseorang untuk jangka waktu tertentu ketika menganggur (pasca bekerja).

    Pengusaha harus memberi tahu keikutsertaan asuransi ini kepada pekerja yang telah bekerja lebih dari 20 jam seminggu. Jumlah yang dibayarkan adalah jumlah 5/1000 menit dari nilai nominal uang gaji, dan jika Anda menghasilkan 200.000 yen per bulan (dengan asumsi bekerja 20 jam seminggu), berarti jumlahnya dimulai dari 1.000 yen. Demikian juga, jika Anda bekerja kurang dari 20 jam seminggu, Anda tidak perlu membayar asuransi ketenagakerjaan, tetapi jika Anda bekerja lebih dari 20 jam, Anda harus membayar, dan itu akan menjadi asuransi yang tidak dapat dikembalikan.

    Pajak Penduduk

    he house made of dollar and coin stacks with gold brick 3D illustration.

    Pajak lain yang harus Anda bayar adalah pajak penduduk (pajak atas penghasilan). Sama seperti pajak penghasilan, ada tarif pajak untuk menentukan pajak total penduduk. Namun, penduduk akan mendapatkannya dari pendapatan tahun sebelumnya, dan tidak akan ditarik dari gaji pertamanya.
    Pajak penduduk bervariasi tergantung pada prefektur / kota tempat Anda tinggal, misalnya, pajak tempat tinggal Tokyo adalah sekitar 9.958 yen.

    Kesimpulan

    オークション(色)

    Untuk meringkas penjelasan di atas, seperti layaknya bekerja di tempat lain, di Jepang pun saat Anda menerima gaji dari kerja Anda, Anda tidak akan mendapatkan gaji penuh dikarenakan harus membayar pajak. Terdapat berbagai macam pajak yang harus Anda ketahui saat tinggal di Jepang, dan semuanya memiliki total 20% dari jumlah gaji Anda!

    Tentu saja, ada beberapa kasus ketika beberapa orang memiliki pendapatan yang sangat rendah. Karena pajak yang akan mereka bayarkan juga akan lebih rendah, dan memiliki asuransi perusahaan tidak akan wajib untuk situasi seperti itu. Namun, jika gaji bulanan Anda adalah 200.000 yen, perusahaan asuransi yang dikurangkan, asuransi kerja, pajak penduduk akan berjumlah total 43.858 yen, hampir 20% dari gaji yang seharusnya Anda peroleh.

    Selain itu, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, untuk tahun kerja pertama Anda di Jepang, Anda tidak perlu membayar pajak tempat tinggal. Jadi, dengan 200.000 yen per bulan, jumlah yang ditarik, seperti asuransi perusahaan, asuransi kerja, pajak penghasilan, dll. , akan menjadi sekitar 33.900 yen.

    Orang-orang yang bekerja di Jepang dan mereka yang berencana datang ke sini di masa depan harus memahami semua pajak dan asuransi Jepang yang dijelaskan di atas, tahu apa yang mereka bayar, dan memiliki gagasan tentang apa yang diharapkan atau apa yang harus diminta ketika bekerja untuk sebuah perusahaan di Jepang. Dengan begitu, tinggal di sini akan menjadi lebih mudah.