Kunjungi Terowongan Gerbang Torii yang Indah di Kuil Hie, Akasaka, Tokyo!

  • BUDAYA
  • LAIN LAIN
  • TOKYO
  • Jika Anda sudah lama ingin melihat gerbang torii yang indah (鳥 居) tetapi belum memiliki kesempatan untuk pergi ke Kyoto, Kuil Hie (日 枝 神社) adalah alternatif yang dapat Anda kunjungi. Terletak strategis di sekitar area Akasaka, di pusat Tokyo, di antara Akasaka (kawasan bisnis) dan Nagatacho (daerah utama bangunan pemerintah nasional).

    Kuil Hie – Sejarah dan Aspek Spiritualnya

    Kuil Hie adalah kuil Shinto yang didirikan oleh Ota Dokan pada tahun 1478. Dari tahun 1871 hingga 1946, Kuil Hie secara resmi ditunjuk sebagai salah satu Kanpei-taisha (官 幣 大 社), yang berarti bahwa kuil itu berada di tingkat pertama kuil yang didukung oleh pemerintah. Kuil ini telah dibangun kembali pada tahun 1958 pasca hancur dalam Perang Dunia II. Kuil Hie memiliki 14 aset budaya penting: 13 pedang dan satu pedang tradisional Jepang (naginata).

    Kami (Dewa) dari kuil Hie adalah Oyamakui no kami dari garis keturunan Susano-o (juga disebut Sanno). Utusan Sanno adalah monyet, dan itulah sebabnya ketika sebagian besar kuil dijaga oleh anjing singa (koma-inu) atau rubah (kitsune), Kuil Hie memiliki monyet. Anda akan melihat dua monyet di depan kuil serta ukiran kayu monyet di gerbang utamanya. Hewan-hewan ini dianggap sebagai pelindung perkawinan yang harmonis dan persalinan yang aman, dan sampai hari ini wanita datang ke kuil ini untuk berdoa untuk manfaat ini.

    Gerbang Torii (鳥居)

    Anda hanya akan menemukan gerbang Torii di pintu masuk kuil Shinto, bukan di kuil-kuil Buddha. Tujuan gerbang Torii adalah untuk membagi dunia kita dan dunia roh (kami). Gerbang menandai pintu masuk ke tempat di mana roh mendengar doa Anda. Kata Torii berasal dari frasa yang berarti “melewati dan masuk” dan “burung hinggap”. Gerbang Torii sering dikatakan dipengaruhi oleh budaya Asia lainnya yang memiliki struktur gerbang serupa di dekat tempat-tempat suci, namun, Torii menambahkan rasa takjub pada lanskap Jepang.

    Ada pintu masuk ke kuil di sisi timur (utama) dan selatan (belakang) kuil. Semua memiliki Sanno torii besar, dibedakan dengan struktur atap di atas ambang atas. Menariknya, pintu masuk barat membawa Anda melewati terowongan torii merah. Ini mungkin tempat yang paling banyak difoto dan banyak yang secara keliru menganggap ini sebagai gambar utama kuil karena keindahannya.

    Sanno Matsuri Festival

    Festival terkenal yang diadakan oleh Kuil Hie disebut Sanno Matsuri. Itu diadakan pada 15 Juni ketika tahun jatuh pada angka genap. Festival utama (Reisai) Kuil Hie dihadiri lebih dari 500 orang dengan kuil Shinto (mikoshi) portabel Kuil Akasaka Hie, yang meninggalkan Kuil pada pukul 8 pagi dan berpawai di sekitar Istana Kekaisaran, stasiun Tokyo, dan landmark lainnya, sebelum kembali ke kuil sekitar jam 5 sore.

    Biksu kepala akan memasuki Istana Kekaisaran dan berdoa untuk kesejahteraan keluarga Kekaisaran. Kuil Hie adalah satu-satunya kuil yang memiliki izin untuk melakukannya sejak zaman Edo.

    Anda dapat mengakses Kuil Hie dari Stasiun Tameike-sanno (berjalan kaki 5 menit) atau Stasiun Akasaka-mitsuke (berjalan kaki 5 menit). Pilihan lain adalah dari Stasiun Akasaka dan Stasiun Nagatacho. Tiket masuk ke kuil gratis.

    Situs Utama Kuil Hie