Mengapa Para Samurai Memiliki Gaya Rambut Setengah Botak atau “Chonmage”?

  • BUDAYA
  • Chonmage merupakan gaya potong rambut tradisional ala Jepang yang biasanya dihubungkan dengan samurai dan era edo. Secara tradisional, potongan rambut chonmage berciri khas bagian kepala diatas dahi yang dibotaki, sedangkan sisa rambutnya diikat keatas. Konon bagian kepala yang dibotaki memiliki keuntungan untuk menyembunyikan berbagai macam bentuk kebotakan laki-laki.

    Sejarah

    Gaya potongan rambut chonmage berasal dari era nara. Dahulu kala, gaya potongan rambut semacam ini awalnya dimaksudkan untuk menahan helm samurai (kabuto) agar tetap pada tempatnya ketika dalam pertarungan. Bagian di atas dahi yang dibotaki memberikan keuntungan untuk helm agar pas dengan kepala. Dengan rambut yang lebih sedikit, maka samurai juga tidak akan mudah kepanasan ketika sedang mengenakan helm.

    Karena samurai dianggap memiliki status tinggi di masyarakat, chonmage kemudian menjadi simbol akan status tersebut. Ketika masuk pada era edo, gaya potong rambut chonmage dianggap layak & baik. Kerapian gaya potong rambut bahkan dianggap sangat penting sehingga seniman biasanya menggambarkan orang yang tidak terhormat dengan potongan rambut yang acak-acakan.

    Gaya potong rambut chonmage sayangnya tidak tampak diterima dengan baik oleh pengamat Eropa. Pada tahun 1836, ada contoh dimana dua orang siswa yang mengenakan topi berusaha menutupi chonmage mereka karena diejek ketika sedang berada di Belanda. Namun ketika menonton teater mereka harus melepaskan topi agar tidak menghalangi penonton yang berada dibelakang mereka. Hal ini menjadikan seisi teater dipenuhi oleh orang yang tertawa dan cerita ini muncul di berita utama koran keesokan harinya.

    Era Modern

    Pada abad ke-19, chonmage menjadi kuno karena pengaruh budaya dari negara-negara asing. Akhir-akhir ini, chonmage masih dapat dilihat pada pegulat sumo, namun dengan sedikit variasi yang berbeda. Pegulat sumo menggunakan chonmage tanpa bagian dahi atas yang dibotaki. Pegulat sumo yang telah mendapatkan kedudukan setingkat sekitori (salah satu level tertinggi sumo) terkadang akan menggunakan chonmage dengan gaya oicho yang memiliki ciri khas bagian ikatan atas yang ujungnya dibentuk menyerupai kipas. Penata rambut khusus yang disebut dengan tokoyama adalah yang biasanya mempersiapkan gaya potong rambut para pegulat sumo.

    Apakah Anda menyukai gaya potong rambut chonmage? Gaya potong rambut chonmage kini telah mempelopori versi modernnya yang biasa disebut dengan samurai bun (atau “man bun”). Samurai bun dapat terlihat sangat bagus pada laki-laki tertentu.