Drama Jepang VS Drama Korea

  • BUDAYA
  • Drama Jepang dan Korea adalah dua drama Asia yang paling banyak ditunggu-tunggu. Tapi apa yang membuat keduanya begitu berbeda?

    Banyak orang berdebat tentang mana yang lebih baik, J-Drama atau K-Drama? Tentunya, saya tidak bisa memuaskan semua orang atau layak untuk memberikan penilaian karena saya mencintai keduanya. Namun, saya hanya akan menyatakan poin-poin khusus keduanya tanpa basa basi. Mohon diingat juga bahwa artikel ini tidak seharusnya membuat masalah di antara keduanya dan sama sekali tidak ada maksud untuk memulai “perang opini”.

    Aliran

    Drama Korea memiliki lebih banyak cerita cinta di dalamnya. Meskipun menawarkan banyak aliran, nampaknya hampir semua drama mereka akan dibumbui dengan asmara, meskipun sedikit. K-drama cukup bagus dalam aliran drama yang berat. Jika asmara dan drama adalah yang Anda cari, maka K-drama cocok untukmu.

    Sementara pada drama Jepang, kebanyakan alur cerita mengadaptasi dari manga yang cukup ringan dan banyak bernuansa komedi.

    J-drama, tidak seperti K-drama, biasanya tidak banyak menyajikan tentang asmara jika bukan menjadi fokus utamanya. Aliran yang paling umum adalah kejahatan/misteri/detektif karena J-drama banyak dikenal untuk tipe alur cerita ini.

    Sementara itu, J-drama dan K-drama dua-duanya sangat bergantung pada kehidupan nyata. Ketika menontonnya, Anda pasti akan mulai berpikir jika jalan ceritanya tidak terlalu masuk akal, namun masih mungkin untuk terjadi secara realistis.

    Aktor/Akting

    Aktor Korea banyak dikatakan jauh lebih bagus berakting daripada aktor Jepang karena mereka telah berlatih selama bertahun-tahun. Ya, mungkin memang tak dapat disangkal, namun ada banyak pengecualian. Juga, aktor Korea haruslah yang berparas elok di depan kamera.

    Aktor Jepang, sebaliknya, beberapa dari mereka tidak dilatih bertahun-tahun jadi harap dimaklumi akting mereka. Meski begitu, akting mereka benar-benar tidak terlalu jelek dan sebagian besar aktor Jepang tak diragukan lagi sangat bagus. Para aktor dan penampilannya terlihat lebih menarik karena mereka tidak keberatan menunjukkan wajah jelek agar terlihat lucu.

    Aktor Jepang dan Korea dua-duanya memang tampan/cantik, mari diakui saja. Mereka spesial dengan caranya masing-masing.

    Alur Cerita

    Seperti yang dibahas sebelumnya, K-drama lebih banyak berada di bidang percintaan. Sebagian besar aliran mereka akan disertai/dibumbui dengan asmara. Misalnya, dalam drama medis, dua karakter utama akan jatuh cinta saat berada di rumah sakit. K-drama berfokus pada aspek romantis dari alur cerita dan mereka cenderung untuk memperpanjang ceritanya. Nilai-nilai K-drama dapat terealisasi dan tercermin pada akhir cerita karena K-drama penuh dengan perkembangan tak terduga yang dapat dilihat pada episode berikutnya. Namun, liku-liku K-drama tak dapat disangkal sangat keren dan hampir tanpa cela.

    Sedangkan J-drama selalu berada di luar zona nyaman K-drama. Jika alur cerita berpusat pada misteri maka sepanjang cerita ini akan berputar tentang misteri. J-drama banyak berfokus pada ide utama cerita. Mereka dapat mempertahankan alur cerita berlangsung tanpa mengenalkan atau menyisipkan aliran lain. Juga, seperti yang telah saya baca di sebagian besar forum kritik, J-drama benar-benar tidak dapat diprediksi dan memiliki banyak kejutan yang bagus. Mereka juga memiliki nilai moral yang benar-benar akan menusuk kita tepat di dalam hati. Setiap episode akan meninggalkan pelajaran yang luar biasa tentang kehidupan, keluarga, masa muda dan persahabatan. Dari segi alur cerita, sebenarnya ada beberapa kesamaan yang besar karena beberapa K-drama lain mengadaptasi J-drama (seperti Liar Game).

    Durasi (episode/season)

    K-drama berdurasi jauh lebih panjang dari J-drama. Ini karena K-drama ingin memperlambat konflik yang terkadang berujung pada episode panjang dan membosankan yang terlalu klise (tanpa bermaksud menyinggung, hanya menyatakan yang sebenarnya). Panjang drama mereka biasanya adalah 20+ episode. Durasi drama paling sedikit yang pernah saya tonton adalah 16 episode, yang dalam J-drama itu dianggap sudah lama. Setiap episode berdurasi 48 menit sampai 1 jam. Ini akan benar-benar membuatmu tidak tidur sampai pagi jika bersikeras untuk menontonnya dalam satu kali kesempatan.

    J-drama, seperti yang orang manapun katakan, adalah seri pendek. Ini karena J-drama banyak terjun langsung ke inti cerita. Tiap episode berdurasi 30 menit hingga satu jam. Dalam satu season paling tidak ada 8 episode, yang paling pendek yang pernah saya tonton. Namun kebanyakan 10 sampai 12 episode tiap season, membuat kita meminta lebih.

    Setelah apa yang saya katakan, drama Jepang dan Korea adalah dua drama yang paling banyak ditonton di penjuru Asia. Tak peduli apakah penyuka J-drama atau K-drama, saya yakin Anda pasti akan suka keduanya jika sudah menyukai salah satu.